Kekurangan Yodium, Anak Bisa Retardasi Mental!

KRETIN.

Masih ingatkah ketika di sekolah, kita pernah mempelajari tentang tabel periodik. Di sana kita menemukan Yodium (Iodium) sebagai salah satu unsur kimia dengan simbol I dan nomor atom 53. Yodium terdapat di tanah, air. Sehingga makhluk hidup yang menyerap air maupun tanahk akan mengandung Yodium di dalam tubuhnya. Karena itu Yodium bisa didapat dengan mengkonsumsi bayam, rumput laut, kerang, udang, kepiting dan sebagainya. Hanya kadarnya bisa beragam tergantung besar kecilnya kandungan Yodium yang terserap. Pada tubuh manusia Yodium berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Sejak dalam kandungan sampai dewasa manusia memerlukan Yodium untuk keberlangsungan hidupnya.

Ternyata Yodium mempengaruhi kesehatan kita, bahkan bisa  berpengaruh terhadap derajad kesehatan satu generasi. Ceritanya begini, nih….. : Bila asupan Yodium pada tubuh manusia kurang, akan terjadi gangguan dalam kehidupannya sehari-hari. Saat kehamilan pada janin bisa terjadi kecacadan atau bahkan kematian. Kenapa demikian? Karena Yodium berperan penting pada metabolisme sel tubuh termasuk juga oksidasi di sana, mau tidak mau Yodium berperan penting dalam mengatur jalur-jalur kehidupan sel dalam tubuh. Termasuk juga pertumbuhan, perkembangan dan proses kehidupan sel-sel otak. Sehingga,…….bila kekurangan Yodium pada saat  hamil akan berefek sangat buruk dan permanen pada otak anak. Apabila terus berlanjut maka anak akan mengalami gangguan  fisik seperti terlalu pendek, berat badan lahir rendah, kecerdasan di bawah rata-rata, ….bahkan gangguan mental. YANG SULIT BAHKAN TIDAK BISA DIKEMBALIKAN PADA LEVEL NORMAL…. :(  Selain itu, pada usia anak dan dewasa akan menyebabkan pembesaran kelenjar tyroid (penyakit gondok)

Di dalam kesehatan ada istilah GAKY, yaitu Gangguan Akibat Kekurangan Yodium. Kekurangan Yodium dalam waktu lama akan menyebankan terjadinya kretin, dimana terdapat gangguan pada anak berupa Retardasi mental disertai dengan bisu, tuli,dan cara berdiri dan berjalan yang khas, hipothyroid Dan pertumbuhan yang terhambat sehingga penderita menjadi sangat pendek menurut usianya.

Di usia remaja kekurangan Todium akan menyebabkan kecerdasan anak berkurang, masa dewasa bisa mengganggu kesuburan, gangguan irama jantung dan sebagainya.

Wah,…Yodium ternyata sangat penting yaaaaaaaaa!…………………..

Bagaimana cara mencukupi kebutuhan Yodium pada manusia? Sebenarnya SANGAT MUDAH!! Gunakan saja GARAM BERYODIUM untuk memasak sehari-hari. Jangan lupa, karena Yodium sifatnya mudah menguap pada temperatur tinggi, bubuhkanlah garam beryodium setelah masakan matang dan diangkat dari kompor.

Inilah ciri-ciri Garam beryodium yang layak dipakai :

  1. Pilihlah garam beryodium dalam kemasan . Pastikan kemasan bertuliskan “GARAM BERYODIUM”. Pastikan ada nomor MD atau SP (, isi / berat kemasan, kandungan Yodium 30-80 ppm, dan nama Produsennya. MD singkatan dari Merek Dalam, artinya produk itu dibuat di Indonesia. Nomor MD diberikan kepada produsen makanan dan minuman yang bermodal besar, yang diperkirakan mampu untuk mengikuti persyaratan keamanan pangan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Sedangkan SP adalah singkatan dari Sertifikat Pelatihan.
  2. Pilihlah kemasan rapi dan tidak rusak.
  3. Pilihlah garam yang tampak bersih, putih, kering, tidak lembab dan tidak basah.
  4. Belilah dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Kemudian ujilah di rumah. Bila yakin garam beryodium memenuhi syarat, baru beli kemasan yang sama dalam jumlah yang besar (bila perlu)

Jangan lupa simpan garam dalam wadah tertutup, bersih dan tidak lembab.

Semoga tulisan ini bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *